Hanya hadiah kecil kupersembahkan kepadamu
Sangatlah jauh dibanding hadiah-Nya
Tak berarti hadiah tanpa keikhlasan
Terpenting perwujudan dari hati
Di siang matahari menyinari
Tapi gerhana matahari dapat terjadi
Itu yang dialami di dunia
Walau bukan yang terbaik bagi kita
Karena-Nya, matahari menyinari siang
Karena-Nya, bulan menerangi malam
Karena-Nya, ombak menderu di lautan
Karena-Nya, awan menutupi langit
Kebesaran Tuhan menyadarkan hati
Manusia adalah makhluk yang terpuji
Tersadar hati untuk berkata
"Mencintai Tidak Berarti Memiliki"
Kepakan sayapmu
Kokohkan langkahmu
Gapai cita-citamu
Panjat suci doa menyertaimu
pertama kurasakan
tak ada rasa di hati
mungkin diri tak siap menerima di hati
seiring waktu berjalan...
hati bergetar mulut tertutup
bersama bidadari masih teringat
cintakah itu..??
pengalaman mungkin berkata "ya"
tapi apa mungkin itu terjadi
kucoba ungkapkan sekedar curahan hati
pahit pernah terjadi
air ludah pernah kualami
kasihan yang kurasakan
orang jawa mengingatkan
kata "kualat" yang kutakuti
tapi Allah SWT Maha Mengetahui
ya Allah...
terbitkan matahari waktu malam
turunkan hujan deras di padang pasir
aku hanya bisa berdoa
sekiranya.. hatinya terbuka
karena diri ini siap menerima
amiin.
tak ada rasa di hati
mungkin diri tak siap menerima di hati
seiring waktu berjalan...
hati bergetar mulut tertutup
bersama bidadari masih teringat
cintakah itu..??
pengalaman mungkin berkata "ya"
tapi apa mungkin itu terjadi
kucoba ungkapkan sekedar curahan hati
pahit pernah terjadi
air ludah pernah kualami
kasihan yang kurasakan
orang jawa mengingatkan
kata "kualat" yang kutakuti
tapi Allah SWT Maha Mengetahui
ya Allah...
terbitkan matahari waktu malam
turunkan hujan deras di padang pasir
aku hanya bisa berdoa
sekiranya.. hatinya terbuka
karena diri ini siap menerima
amiin.
kucoba ungkapkan via puisi
apa yang ada dihati
bukan mencoba tuk menjadi pengecut
tapi lebih berharga dari pada menuntut
berjalan di sejuknya pagi
bersama bidadari
tapi hati tak bisa memungkiri
bukan berarti tak menghargai
begitu cintanya
tujuh tahun menanti
mungkin menjadi rahasia
tapi itu yang kutahu
bukan tak ada cinta lain
tapi seperti derasnya air yang mengalir
semua bertolak seakan ada suatu yang membendung
apakah aku yang tidak tahu diri??
ingin rasanya menyambut dia
tapi seakan bukan hati yang berbicara
aku tak tahu harus bagaimana
jujur hati yang kupunya
dengan berat hati kuungkapkan
hati marah yang kukira
lapang hati dia menerima
tak kusangka begitu bijaksana
apa yang ada dihati
bukan mencoba tuk menjadi pengecut
tapi lebih berharga dari pada menuntut
berjalan di sejuknya pagi
bersama bidadari
tapi hati tak bisa memungkiri
bukan berarti tak menghargai
begitu cintanya
tujuh tahun menanti
mungkin menjadi rahasia
tapi itu yang kutahu
bukan tak ada cinta lain
tapi seperti derasnya air yang mengalir
semua bertolak seakan ada suatu yang membendung
apakah aku yang tidak tahu diri??
ingin rasanya menyambut dia
tapi seakan bukan hati yang berbicara
aku tak tahu harus bagaimana
jujur hati yang kupunya
dengan berat hati kuungkapkan
hati marah yang kukira
lapang hati dia menerima
tak kusangka begitu bijaksana
bunga bermekaran walau di padang pasir
gelegar petir terdengar walau cuaca cerah
silau cahaya bersinar walau tak ada matahari
getar jiwa kurasakan walau jauh dari dia
akankah badai menerjang
seakan bumi bergonjang
segala apa yang kuharapkan
hanya takdir yang berbicara
dengan kuasa-Nya bumi ber rotasi
dengan kuasa-Nya matahari menyinari
dengan izin-Nya manusia mengingkari
dengan izin-Nya manusia menjalani
dengan ridho-Nya manusia bertobat
dengan ridho-Nya manusia bersyukur
kucoba petik bunga dari taman
tapi tak seindah yang kuharapkan
biar mata melihat tapi hati yang berbicara
biar tangan meraba tapi perasaan yang mengiba
mengapa banyak tak merasakan
bahwa semua kembali kepada-Nya
walau itu berat dihati
tapi memang itu yang terbaik pada diri
gelegar petir terdengar walau cuaca cerah
silau cahaya bersinar walau tak ada matahari
getar jiwa kurasakan walau jauh dari dia
akankah badai menerjang
seakan bumi bergonjang
segala apa yang kuharapkan
hanya takdir yang berbicara
dengan kuasa-Nya bumi ber rotasi
dengan kuasa-Nya matahari menyinari
dengan izin-Nya manusia mengingkari
dengan izin-Nya manusia menjalani
dengan ridho-Nya manusia bertobat
dengan ridho-Nya manusia bersyukur
kucoba petik bunga dari taman
tapi tak seindah yang kuharapkan
biar mata melihat tapi hati yang berbicara
biar tangan meraba tapi perasaan yang mengiba
mengapa banyak tak merasakan
bahwa semua kembali kepada-Nya
walau itu berat dihati
tapi memang itu yang terbaik pada diri



