Baru saja kita bebas mengakses CIAO e... sekarang sudah diblokir lagi. Mungkin para pengelola web nya masih menunggu PEMILU yach.. so tidak berani buka untuk Indonesia, yang terkenal karena kenakalan membajak (sawah kali yee.......)
Akhir-akhir ini sangat susah untuk masuk login ke CAIO, jika kita akan login pasti muncul error yang seolah-olah ada kesalahan seting di browser kita. Hal ini sangat berpengaruh pada neter2 yang lagi ngumpulin dolar (termasuk gue he..:)) Tapi jangan kawatir ada beberapa trik yang dapat kita lakukan, salah satunya yaitu melakukan seting proxy dimana proxy yang kita masukan adalah proxy daerah eropa/amerika.
Saya yakin teman-teman yang ikutan paid review di ciao pasti merasa sebel karena setiap kali mau login pasti ada pesan error seperti ini :
Bad Request Your browser sent a request that this server could not understand.
Solusi agar kita bisa login ke account Ciao adalah memakai Opera versi 10 yang memiliki fitur turbo, download disini
Untuk mengaktifkan fitur turbonya bisa baca disini.
Jika anda pengen lebih tahu coba buka aja di sini.
Silahkan mencoba.
Chickenpox ( Cacar air )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 3 minggu.
Gejala :
Sedikit demam, pilek, dan ruam yang mulai sebagai bintik-bintik merah muda yang melepuh dan berkeropeng. Mungkin lebih parah bagi wanita hamil dan anak-anak yang baru lahir.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia 18 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.
Conjunctivitis
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1-3 hari.
Gejala :
Mata terasa kasar menggatalkan, merah dan mungkin berair. Kelopak mata mungkin terlekat sewaktu bangun tidur.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sewaktu ada lelehan dari mata.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti; tidak menggunakan handuk yang sama. Antibiotik mungkin diperlukan
Gastroenteritis ( Radang lambung dan usus )
Waktu terekspos sampai kena penyakit beberapa jam sampai beberapa hari (tergantung penyebabnya).
Gejala :
Kombinasi sering membuang hajat besar atau berak berair, muntah, demam, sakit perut, sakit kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sekurang-kurangnya selama 24 jam setelah
diare berhenti.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan secara teliti dengan sabun dan air setelah membuang hajat atau menyentuh lampin dan sebelum menyentuh makanan.
German measles (Rubella)
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 3 minggu.
Gejala :
Seringkali gejala yang sederhana atau tiada gejala, demam sederhana, pilek, kelenjar getah bening yang bengkak, ruam merah muda selama waktu yang singkat. Dapat menyebabkan kecacatan lahir jika wanita hamil terkena infeksi.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama sekurang-kurangnya 4 hari setelah
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Glandular fever (Demam kelenjar )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 4 sampai 6 minggu.
Gejala :
Deman, sakit kepala, sakit kerongkongan, kecapaian, kelenjar getah bening yang bengkak.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, kecuali jika sakit.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Jangan minum dan makan bersama, menggunakan alat makan yang sama dan berciuman.
Hand, foot and mouth disease (Penyakit tangan, kaki dan mulut )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 3 sampai 7 hari.
Gejala ;
Penyakit yang sederhana, mungkin dengan demam, lepuh di bagian mulut, tangan dan kaki, dan mungkin di bagian lampin.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai lepuh telah kering.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti terutama setelah membersihkan hidung, menggunakan toilet atau menggantikan lampin.
Head lice ( Kutu )
Waktu dari dihinggapi sampai telur menetas : Biasanya 5 sampai 7 hari.
Gejala :
Kepala gatal, bintik-bintik putih pada pangkal rambut, mungkin ada kutu di kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, asalkan sedang menjalani perawatan kutu.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Keluarga, teman dan pelajar sekelas harus diperiksa dan dirawat kalau terkena kutu.
Hepatitis A
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Kira-kira 2 sampai 6 minggu.
Gejala :
Seringkali tidak ada bagi anak kecil; demam tiba-tiba, hilang nafsu makan, mual, muntah, penyakit kuning (kulit dan mata menjadi kuning), air kencing berwarna tua, berak pucat.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 2 minggu setelah gejala pertama atau
1 minggu setelah penyakit kuning muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti, orang yang dekat mungkin harus menerima injeksi imunoglobulin; imunisasi dianjurkan bagi beberapa orang.
Impetigo (school sores)
Waktu terekspos sampai kena penyakit :1 sampai 3 hari.
Gejala :
Bintik-bintik merah yang kecil menjadi lepuh yang berisi nanah dan berkeropeng; biasanya pada muka, tangan atau kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai perawatan dimulai. Bisul harus
ditutup dengan pembalut yang kedap air.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti.
Influenza
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1 sampai 3 hari.
Gejala :
Demam mendadak, pilek, sakit kerongkongan, batuk, sakit otot dan sakit kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sehingga mereka berasa lebih baik.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi dianjurkan terutama bagi kaum lanjut usia atau orang yang menderita penyakit medis.
Measles ( Campak )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Kira-kira 10 sampai 12 hari sehingga gejala
pertama, dan 14 hari sehingga ruam muncul.
Gejala :
Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 sampai 7 hari.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama sekurang-kurangnya 4 hari setelah
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Orang yang dekat dan tidak mempunyai kekebalan mungkin dilarang dari menghadiri
sekolah selama 14 hari.
Meningococcal disease(Penyakit meningokokus )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 10 hari.
Gejala :
Demam mendadak dan kombinasi sakit kepala, leher pegal, mual, muntah, mengantuk atau ruam.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Memperoleh bantuan medis dengan segera.
Pasien akan memerlukan perawatan di rumah sakit.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Jangan minum minuman yang sama. Orang yang dekat harus bertemu dengan dokter dengan segera jika gejala muncul, dan mungkin perlu minum antibiotik tertentu.
Mumps (Beguk )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 14 sampai 25 hari.
Gejala :
Demam, kelenjar yang bengkak dan sakit di bagian rahang.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 9 hari setelah bengkak timbul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Ringworm(Kurap )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Berbeda-beda (mungkin beberapa hari).
Gejala :
Bagian kecil yang kasar pada kulit dengan lingkaran merah muda sekeliling.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai hari perawatan telah mulai.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti.
Scabies(Kudis )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Infeksi baru: 2 sampai 6 minggu
Infeksi ulang: 1 sampai 4 hari.
Gejala :
Kulit gatal, lebih parah pada waktu malam. Lebih parah di pergelangan tangan, ketiak, pantat, kunci paha dan celah jari tangan dan kaki.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai hari setelah perawatan telah mulai.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Orang yang dekat harus diperiksa apakah dihinggapi dan dirawat jika perlu. Cucilah seprai, handuk dan pakaian yang dipakai pada 2 hari belakangan dengan air hangat dan detergen.
Scarlet fever(Skarlatina )
Waktu terekspos sampai kena penyakit :1 sampai 3 hari.
Gejala :
Sakit kerongkongan, demam tinggi dan muntah, diikuti dengan ruam dalam waktu 12 sampai 36 jam.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai sekurang-kurangnya 24 jam setelah
perawatan telah mulai dan anak lebih sehat.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Orang dekat yang sakit harus bertemu dengan dokter mereka
Slapped cheek (Erythema infectiosum, Fifth disease, Parvovirus B19)
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1 sampai 2 minggu.
Gejala :
Penyakit sederhana: demam, pipi merah, ruam jala dan mungkin batuk, sakit kerongkongan atau pilek. Jika Anda hamil sewaktu anak Anda menderita penyakit ini segera berjumpalah dengan dokter Anda karena mungkin ada pengaruh terhadap bayi yang belum lahir.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, penyakit ini paling berjangkit sebelum
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti; jangan minum bersama.
Whooping Cough /pertussis( Batuk rejan )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 7 sampai 20 hari.
Gejala :
Mulai dengan pilek, diikuti dengan batuk terus-menerus yang terputus-putus. Batuk mungkin diikuti dengan muntah dan bunyi yang keras sewaktu anak megap-megap.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sehingga anak telah minum antibiotik khusus selama 5 hari pertama.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi pada usia 2, 4, 6 bulan, 4 tahun dan di sekolah menengah. Antibiotik khusus akan diberikan kepada pasien dan orang yang dekat. Orang dekat yang belum menerima imunisasi mungkin terkecuali dari pusat penjagaan anak kecuali jika mereka minum antibiotik khusus.
Worms (Cacing )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Beberapa minggu.
Gejala :
Pantat gatal.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Semua orang di rumah harus dirawat. Cucilah seprai, handuk dan pakaian yang dipakai pada 2 hari belakangan dengan air hangat dan detergen
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 3 minggu.
Gejala :
Sedikit demam, pilek, dan ruam yang mulai sebagai bintik-bintik merah muda yang melepuh dan berkeropeng. Mungkin lebih parah bagi wanita hamil dan anak-anak yang baru lahir.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia 18 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.
Conjunctivitis
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1-3 hari.
Gejala :
Mata terasa kasar menggatalkan, merah dan mungkin berair. Kelopak mata mungkin terlekat sewaktu bangun tidur.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sewaktu ada lelehan dari mata.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti; tidak menggunakan handuk yang sama. Antibiotik mungkin diperlukan
Gastroenteritis ( Radang lambung dan usus )
Waktu terekspos sampai kena penyakit beberapa jam sampai beberapa hari (tergantung penyebabnya).
Gejala :
Kombinasi sering membuang hajat besar atau berak berair, muntah, demam, sakit perut, sakit kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sekurang-kurangnya selama 24 jam setelah
diare berhenti.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan secara teliti dengan sabun dan air setelah membuang hajat atau menyentuh lampin dan sebelum menyentuh makanan.
German measles (Rubella)
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 3 minggu.
Gejala :
Seringkali gejala yang sederhana atau tiada gejala, demam sederhana, pilek, kelenjar getah bening yang bengkak, ruam merah muda selama waktu yang singkat. Dapat menyebabkan kecacatan lahir jika wanita hamil terkena infeksi.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama sekurang-kurangnya 4 hari setelah
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Glandular fever (Demam kelenjar )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 4 sampai 6 minggu.
Gejala :
Deman, sakit kepala, sakit kerongkongan, kecapaian, kelenjar getah bening yang bengkak.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, kecuali jika sakit.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Jangan minum dan makan bersama, menggunakan alat makan yang sama dan berciuman.
Hand, foot and mouth disease (Penyakit tangan, kaki dan mulut )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 3 sampai 7 hari.
Gejala ;
Penyakit yang sederhana, mungkin dengan demam, lepuh di bagian mulut, tangan dan kaki, dan mungkin di bagian lampin.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai lepuh telah kering.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti terutama setelah membersihkan hidung, menggunakan toilet atau menggantikan lampin.
Head lice ( Kutu )
Waktu dari dihinggapi sampai telur menetas : Biasanya 5 sampai 7 hari.
Gejala :
Kepala gatal, bintik-bintik putih pada pangkal rambut, mungkin ada kutu di kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, asalkan sedang menjalani perawatan kutu.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Keluarga, teman dan pelajar sekelas harus diperiksa dan dirawat kalau terkena kutu.
Hepatitis A
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Kira-kira 2 sampai 6 minggu.
Gejala :
Seringkali tidak ada bagi anak kecil; demam tiba-tiba, hilang nafsu makan, mual, muntah, penyakit kuning (kulit dan mata menjadi kuning), air kencing berwarna tua, berak pucat.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 2 minggu setelah gejala pertama atau
1 minggu setelah penyakit kuning muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti, orang yang dekat mungkin harus menerima injeksi imunoglobulin; imunisasi dianjurkan bagi beberapa orang.
Impetigo (school sores)
Waktu terekspos sampai kena penyakit :1 sampai 3 hari.
Gejala :
Bintik-bintik merah yang kecil menjadi lepuh yang berisi nanah dan berkeropeng; biasanya pada muka, tangan atau kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai perawatan dimulai. Bisul harus
ditutup dengan pembalut yang kedap air.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti.
Influenza
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1 sampai 3 hari.
Gejala :
Demam mendadak, pilek, sakit kerongkongan, batuk, sakit otot dan sakit kepala.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sehingga mereka berasa lebih baik.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi dianjurkan terutama bagi kaum lanjut usia atau orang yang menderita penyakit medis.
Measles ( Campak )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Kira-kira 10 sampai 12 hari sehingga gejala
pertama, dan 14 hari sehingga ruam muncul.
Gejala :
Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 sampai 7 hari.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama sekurang-kurangnya 4 hari setelah
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Orang yang dekat dan tidak mempunyai kekebalan mungkin dilarang dari menghadiri
sekolah selama 14 hari.
Meningococcal disease(Penyakit meningokokus )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 2 sampai 10 hari.
Gejala :
Demam mendadak dan kombinasi sakit kepala, leher pegal, mual, muntah, mengantuk atau ruam.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Memperoleh bantuan medis dengan segera.
Pasien akan memerlukan perawatan di rumah sakit.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Jangan minum minuman yang sama. Orang yang dekat harus bertemu dengan dokter dengan segera jika gejala muncul, dan mungkin perlu minum antibiotik tertentu.
Mumps (Beguk )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 14 sampai 25 hari.
Gejala :
Demam, kelenjar yang bengkak dan sakit di bagian rahang.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, selama 9 hari setelah bengkak timbul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun.
Ringworm(Kurap )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Berbeda-beda (mungkin beberapa hari).
Gejala :
Bagian kecil yang kasar pada kulit dengan lingkaran merah muda sekeliling.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai hari perawatan telah mulai.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti.
Scabies(Kudis )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Infeksi baru: 2 sampai 6 minggu
Infeksi ulang: 1 sampai 4 hari.
Gejala :
Kulit gatal, lebih parah pada waktu malam. Lebih parah di pergelangan tangan, ketiak, pantat, kunci paha dan celah jari tangan dan kaki.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai hari setelah perawatan telah mulai.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Orang yang dekat harus diperiksa apakah dihinggapi dan dirawat jika perlu. Cucilah seprai, handuk dan pakaian yang dipakai pada 2 hari belakangan dengan air hangat dan detergen.
Scarlet fever(Skarlatina )
Waktu terekspos sampai kena penyakit :1 sampai 3 hari.
Gejala :
Sakit kerongkongan, demam tinggi dan muntah, diikuti dengan ruam dalam waktu 12 sampai 36 jam.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sampai sekurang-kurangnya 24 jam setelah
perawatan telah mulai dan anak lebih sehat.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Orang dekat yang sakit harus bertemu dengan dokter mereka
Slapped cheek (Erythema infectiosum, Fifth disease, Parvovirus B19)
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 1 sampai 2 minggu.
Gejala :
Penyakit sederhana: demam, pipi merah, ruam jala dan mungkin batuk, sakit kerongkongan atau pilek. Jika Anda hamil sewaktu anak Anda menderita penyakit ini segera berjumpalah dengan dokter Anda karena mungkin ada pengaruh terhadap bayi yang belum lahir.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak, penyakit ini paling berjangkit sebelum
ruam muncul.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti; jangan minum bersama.
Whooping Cough /pertussis( Batuk rejan )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : 7 sampai 20 hari.
Gejala :
Mulai dengan pilek, diikuti dengan batuk terus-menerus yang terputus-putus. Batuk mungkin diikuti dengan muntah dan bunyi yang keras sewaktu anak megap-megap.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Ya, sehingga anak telah minum antibiotik khusus selama 5 hari pertama.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Imunisasi pada usia 2, 4, 6 bulan, 4 tahun dan di sekolah menengah. Antibiotik khusus akan diberikan kepada pasien dan orang yang dekat. Orang dekat yang belum menerima imunisasi mungkin terkecuali dari pusat penjagaan anak kecuali jika mereka minum antibiotik khusus.
Worms (Cacing )
Waktu terekspos sampai kena penyakit : Beberapa minggu.
Gejala :
Pantat gatal.
Apakah anak saya harus tetap di rumah? Tidak.
Bagaimanakah saya dapat mencegah penularan? Mencuci tangan dengan teliti. Semua orang di rumah harus dirawat. Cucilah seprai, handuk dan pakaian yang dipakai pada 2 hari belakangan dengan air hangat dan detergen
Paypal verified adalah sebuah keharusan bagi yang ingin serius menggeluti bisnis di internet. Mencari uang di Internet bukan melulu soal menjualkan barang offline kita melalui internet. Ada banyak sekali cara mencari uang lewat internet, salah satunya yang sedang marak dan booming di Indonesia adalah bisnis Paid Review, PPC (adsense dan jenis2nya), teks link ads, affiliate, PTC atau Paid to Click dan masih banyak lagi yang lainnya. Paypal merupakan salah satu alat pembayaran program-program pencari uang di Internet yang telah saya sebutkan diatas. Hampir seluruh pebisnis dunia maya memilikinya.
Tentu sangat mudah bagi pemegang kartu kredit untuk memverifikasi akun paypal mereka, hampir tanpa hambatan alias sangat mudah. Terus bagaimana dengan yang tidak memiliki kartu kredit? apakah tidak ada cara lain? Jawabnya tentu ada cara lainnya. Yaitu memverifikasi paypal dengan VCC atau Virtual Credit Card a.k.a kartu kredit virtual. Ada banyak sekali penjual VCC diluarsana. Tinggal sedikit “bertanya” kepada Google dengan kata kunci “buy vcc” atau “beli vcc” muncullah para penjual VCC dengan berbagai penawaran yang murah dan cepat. Hanya butuh 5 menit paypal anda akan terverifikasi. Caranya cukup mudah:
Pastinya anda sudah memiliki akun paypal, kalo toh belum memilikinya anda bisa daftar paypal sekarang, gratis.
Cari dan hubungi penjual VCC. Penjual VCC berbahasa Indonesia juga banyak, selain lebih mudah dalam berkomunikasi, pembayarannya pun bakal lebih mudah karena bisa dilakukan lewat tranfer uang antar rekening bank lokal.
Nomor VCC, expired date dan CVV2.Nomor VCC adalah nomor kartu kredit anda sedangkan CVV2 adalah 4 digit nomor yang ada dibelakang kartu kredit Anda.
Login ke akun paypal anda.
klik ” Add Credit Card“.
Masukkan data VCC Anda.
Isi “nama dan alamat” sesuai data asli Anda.
Tekan “Save and Continue“.
Tranfer pembayaran dan konfirmasikan. Setelah anda melakukan pembayaran, minta expuse number paypal anda. Expuse number ini digunakan untuk konfirmasi bahwa kartu kredit (yang sebenarnya adalah virtual) tersebut benar-benar milik Anda.
Kembali lagi ke akun paypal anda.
Dihalaman utama, klik “Confirm my debit or credit card - Enter the 4-digit PayPal code from your card statement to get Verified and lift your limits“.
Masukkan 4 digit expuse number anda ke Paypal Code anda.
Tekan “Submit“.
Selamat akun Anda telah terverifikasi! Mudah bukan?
PS: akun paypal saya terverifikasi dengan VCC, sampai saat ini baik-baik saja, masih bisa dipakai buat menerima uang dan membayar tagihan online saya. Menurut informasi yang saya dapat paypal memberlakukan limited access secara acak untuk pengajuan verifikasi paypal ini. Limited access itu akan dicabut apabila Anda telah mengirimkan kartu identitas semacam ID card, ktp, tagihan listrik sebagai bukti bahwa identitas yang ada di paypal anda adalah benar. Tanyakan juga kepada penjual VCC apakah dia bisa membantu apabila paypal anda kena limited access. Good luck!!
Tentu sangat mudah bagi pemegang kartu kredit untuk memverifikasi akun paypal mereka, hampir tanpa hambatan alias sangat mudah. Terus bagaimana dengan yang tidak memiliki kartu kredit? apakah tidak ada cara lain? Jawabnya tentu ada cara lainnya. Yaitu memverifikasi paypal dengan VCC atau Virtual Credit Card a.k.a kartu kredit virtual. Ada banyak sekali penjual VCC diluarsana. Tinggal sedikit “bertanya” kepada Google dengan kata kunci “buy vcc” atau “beli vcc” muncullah para penjual VCC dengan berbagai penawaran yang murah dan cepat. Hanya butuh 5 menit paypal anda akan terverifikasi. Caranya cukup mudah:
Pastinya anda sudah memiliki akun paypal, kalo toh belum memilikinya anda bisa daftar paypal sekarang, gratis.
Cari dan hubungi penjual VCC. Penjual VCC berbahasa Indonesia juga banyak, selain lebih mudah dalam berkomunikasi, pembayarannya pun bakal lebih mudah karena bisa dilakukan lewat tranfer uang antar rekening bank lokal.
Nomor VCC, expired date dan CVV2.Nomor VCC adalah nomor kartu kredit anda sedangkan CVV2 adalah 4 digit nomor yang ada dibelakang kartu kredit Anda.
Login ke akun paypal anda.
klik ” Add Credit Card“.
Masukkan data VCC Anda.
Isi “nama dan alamat” sesuai data asli Anda.
Tekan “Save and Continue“.
Tranfer pembayaran dan konfirmasikan. Setelah anda melakukan pembayaran, minta expuse number paypal anda. Expuse number ini digunakan untuk konfirmasi bahwa kartu kredit (yang sebenarnya adalah virtual) tersebut benar-benar milik Anda.
Kembali lagi ke akun paypal anda.
Dihalaman utama, klik “Confirm my debit or credit card - Enter the 4-digit PayPal code from your card statement to get Verified and lift your limits“.
Masukkan 4 digit expuse number anda ke Paypal Code anda.
Tekan “Submit“.
Selamat akun Anda telah terverifikasi! Mudah bukan?
PS: akun paypal saya terverifikasi dengan VCC, sampai saat ini baik-baik saja, masih bisa dipakai buat menerima uang dan membayar tagihan online saya. Menurut informasi yang saya dapat paypal memberlakukan limited access secara acak untuk pengajuan verifikasi paypal ini. Limited access itu akan dicabut apabila Anda telah mengirimkan kartu identitas semacam ID card, ktp, tagihan listrik sebagai bukti bahwa identitas yang ada di paypal anda adalah benar. Tanyakan juga kepada penjual VCC apakah dia bisa membantu apabila paypal anda kena limited access. Good luck!!
Untuk para pencari dolar di CIAO harap waspada jangan sampai melakukan spam terhadap teman(friends) di kotak pesan(message), akan menyebabkan terblokirnya user CIAO anda. Telah ada pengalaman dari teman saya yang telah mendapat lebih dari 100$US telah di BLOK oleh CIAO, mereka sering melakukan obrolan mengenai rate dan comment balasan.
Untuk menghindari ini maka lakukan setting email anda di CIAO, jika ada yang memberi comment review anda maka akan terlihat di email, jadi anda bisa membalas dan terhindar dari deteksi admin CIAO.
Caranya :
- Masuk pada "setting"
- Masuk "Personal Data"
- Klik "E-mail alerts"
Ini memberikan kemudahan kita untuk memberikan balasan rate dan comment kepada teman2 kita, karena comment akan terkirim ke email kita.
Thanks.
Untuk menghindari ini maka lakukan setting email anda di CIAO, jika ada yang memberi comment review anda maka akan terlihat di email, jadi anda bisa membalas dan terhindar dari deteksi admin CIAO.
Caranya :
- Masuk pada "setting"
- Masuk "Personal Data"
- Klik "E-mail alerts"
Ini memberikan kemudahan kita untuk memberikan balasan rate dan comment kepada teman2 kita, karena comment akan terkirim ke email kita.
Thanks.
Daftar Bahasa Daerah di Indonesia
Bahasa Aceh Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Alas Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Alor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Ambelan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Angkola Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Aru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Bacan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Bada' Besona Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Bahau Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Bajau Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Balantak Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Bali Digunakan di Wilayah Bali
Bahasa Banda Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Banggai Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Banjar Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Bantik Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Batak Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Belu Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Bobongko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Bonerate Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Bugis Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Bulanga Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gorontalo
Bahasa Bungkumori Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Buol Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Buru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Butung Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Enggano Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Gayo Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Geloli Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Goram Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Gorontalo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Helo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Iban Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Jawa Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Kadang Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kai Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kaidipan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Kail Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Kaisar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kalaotoa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Karo Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Karompa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Kayan Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Kenya Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Klemautan Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Kroe Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kubu Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Lain Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Laki Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Lampung Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Landawe Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Layolo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Leboni Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Leti Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Loinan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Lom Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Luwu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Madura Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Makassar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Mandailing Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mandar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Mapute Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mentawai Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Milano Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Minangkabau Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mongondow Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Napu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Nias Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Orang Laut Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Ot-Danum Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Pak-Pak Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Pantar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Pilpikoro Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Pitu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Rejang Lebong Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Riau Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Roma Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Rote Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Sa'dan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Salu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Sangir Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Bali
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Seko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Sikule Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Simulur Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Solor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Sula Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Sumba Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
Bahasa Sumbawa Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Sunda Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Talaud Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Taliabo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Tambulu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tanibar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Ternate Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Tidore Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Tombatu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tomini Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Tomoni
Bahasa Tompakewa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tondano Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tontembun Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Toraja Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Uluna Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Walio Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Wetar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Windesi Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Selatan
Bahasa Wotu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
"BHINEKA TUNGGAL IKA" Betapa hebat negara kita mempunyai banyak bahasa daerah tetapi kenapa ko' sekarang jarang para remaja kita yang bisa berbahasa daerahnya sendiri , kenapa ya.....
Bahasa Aceh Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Alas Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Alor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Ambelan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Angkola Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Aru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Bacan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Bada' Besona Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Bahau Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Bajau Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Balantak Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Bali Digunakan di Wilayah Bali
Bahasa Banda Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Banggai Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Banjar Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Bantik Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Batak Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Belu Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Bobongko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Bonerate Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Bugis Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Bulanga Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gorontalo
Bahasa Bungkumori Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Buol Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Buru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Butung Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Enggano Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Gayo Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Geloli Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Goram Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Gorontalo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Helo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Iban Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Jawa Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Kadang Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kai Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kaidipan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
Bahasa Kail Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Kaisar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kalaotoa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Karo Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Karompa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Kayan Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Kenya Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Klemautan Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Kroe Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Kubu Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Lain Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Laki Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Lampung Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Landawe Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Layolo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Leboni Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Leti Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Loinan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
Bahasa Lom Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Luwu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Madura Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Makassar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Mandailing Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mandar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Mapute Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mentawai Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Milano Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Minangkabau Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Mongondow Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Napu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Nias Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Orang Laut Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Ot-Danum Digunakan di Wilayah Kalimantan
Bahasa Pak-Pak Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Pantar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Pilpikoro Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Pitu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Rejang Lebong Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Riau Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Roma Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Rote Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Sa'dan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Salu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Sangir Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Bali
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Seko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Sikule Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Simulur Digunakan di Wilayah Sumatera
Bahasa Solor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Sula Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Sumba Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
Bahasa Sumbawa Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Sunda Digunakan di Wilayah Jawa
Bahasa Talaud Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Taliabo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
Bahasa Tambulu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tanibar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Ternate Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Tidore Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Tombatu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tomini Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Tomoni
Bahasa Tompakewa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tondano Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Tontembun Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
Bahasa Toraja Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
Bahasa Uluna Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
Bahasa Walio Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
Bahasa Wetar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
Bahasa Windesi Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Selatan
Bahasa Wotu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
"BHINEKA TUNGGAL IKA" Betapa hebat negara kita mempunyai banyak bahasa daerah tetapi kenapa ko' sekarang jarang para remaja kita yang bisa berbahasa daerahnya sendiri , kenapa ya.....



